Katapoint.id - Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan, Fahrul Roji, menyampaikan kerinduannya terhadap kepemimpinan Mirwan yang dinilai mampu memberikan kecepatan dan kepastian dalam pengambilan keputusan pemerintahan.
Menurutnya, sejak Mirwan tidak lagi aktif memimpin, roda pemerintahan daerah berjalan dalam keterbatasan kewenangan.
“Plt Bupati saat ini bekerja dengan ruang gerak yang sangat terbatas. Banyak keputusan strategis tidak bisa langsung dieksekusi dan harus menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Akibatnya, Aceh Selatan seperti tidak punya kendali penuh atas urusan sendiri,” kata Fahrul Roji kepada wartawan Kamis 15 Januari 2026 di Tapaktuan
Ia menilai kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat. Salah satu contoh paling nyata, lanjutnya, adalah keterlambatan pembayaran gaji ASN yang hingga hari ini masih menunggu persetujuan dari Kemendagri. “Ini bukan hanya soal birokrasi, tapi soal kehidupan. ASN punya keluarga, punya tanggung jawab, dan kebutuhan hidup yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.
Fahrul berharap Mirwan dapat segera kembali memimpin Aceh Selatan secara utuh agar pemerintahan kembali berjalan efektif dan mandiri.
Ia juga menambahkan bahwa Aceh Selatan membutuhkan pemimpin yang memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan cepat demi kepentingan rakyat. “Kami rindu pemerintahan yang bergerak dari Aceh Selatan, untuk Aceh Selatan,” tutupnya.[]