Katapoint.id - ACEH SELATAN – Anggota DPR Aceh dari Fraksi Golkar, Muhammad Iqbal S.Kom, mendesak Balai Wilayah Sungai Sumatera I (BWS) segera mengambil langkah konkret dalam menangani abrasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Kluet yang terjadi di Kampung Paya Dapur, Kecamatan Kluet Timur, serta Keudee Padang, Kecamatan Kluet Utara.
Desakan tersebut disampaikan Iqbal usai meninjau langsung kondisi bantaran sungai pada Sabtu (28/2/2026).
Ia menilai pengikisan tebing sungai saat ini sudah berada pada level mengkhawatirkan karena mengancam permukiman warga, lahan pertanian, serta infrastruktur masyarakat di sekitar aliran sungai.
“Penanganan abrasi DAS merupakan kewenangan teknis BWS. Kami meminta agar segera dilakukan kajian teknis dan langkah fisik di lapangan. Jangan menunggu sampai dampaknya meluas atau menimbulkan korban,” ujar Iqbal.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Anggota DPRK Aceh Selatan, Kamalul dan Arjuna, Camat Kluet Timur, Camat Kluet Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dari kedua kecamatan. Kehadiran unsur legislatif daerah dan pemerintah kecamatan menunjukkan keseriusan bersama dalam menyikapi persoalan abrasi yang terus terjadi.
Iqbal mendorong agar BWS segera melakukan survei dan pemetaan titik-titik kritis abrasi, pembangunan bronjong atau talud penahan tebing, serta normalisasi alur sungai bila diperlukan. Ia juga meminta adanya perencanaan jangka panjang dalam pengendalian abrasi guna meminimalkan risiko di masa mendatang.
Di sisi lain, ia meminta Pemerintah Aceh untuk menyiapkan langkah tanggap darurat sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi dampak yang lebih luas bagi masyarakat terdampak, terutama menghadapi musim hujan dengan curah hujan tinggi.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan 9 Aceh yang meliputi Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Singkil, dan Subulussalam, Iqbal menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan tersebut hingga mendapat perhatian dan dukungan anggaran dari pihak terkait.
“Negara harus hadir melindungi masyarakat di bantaran Sungai Kluet. Penanganan ini tidak boleh ditunda,”. Tegasnya.[]
Keracunan Massal! Diduga Setelah Konsumsi MBG, 18 Siswa di Pasie Raja Terpaksa dilarikan Ke Pukesmas
Fatan Sabilulhaq Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan Periode 2026–2028