Kata point.id - BANDA ACEH — Dewan Pimpinan Pusat Aneuk Muda Mualem (DPP AMM) menyampaikan ucapan selamat atas dipercayakannya Taufik, S.T., M.Si. sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh.
Ketua DPP AMM, Novtrianda Alinur, S.E., mengatakan amanah tersebut hadir di tengah berbagai tantangan yang membutuhkan konsolidasi, koordinasi, dan kerja cepat Pemerintah Aceh.
“Kami menaruh harapan besar kepada Pak Taufik. Tugas yang dihadapi tidak ringan. Aceh membutuhkan konsolidasi pemerintahan, sinergitas lintas sektor, serta langkah-langkah konkret untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat,” ujar Novtrianda.
Menurutnya, salah satu agenda penting yang perlu mendapat perhatian serius adalah pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah Aceh.
Novtrianda menilai, meskipun masa transisi darurat telah berakhir dan penanganan kini memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, pekerjaan pemulihan di lapangan masih membutuhkan perhatian dan pengawalan yang kuat agar masyarakat terdampak benar-benar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Berakhirnya masa transisi darurat bukan berarti persoalan bencana telah selesai. Justru tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan koordinasi yang kuat agar pemulihan masyarakat, infrastruktur, fasilitas publik dan perekonomian daerah dapat berjalan secara efektif,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Aceh memastikan proses pemulihan pascabencana tidak berjalan secara parsial, tetapi dilakukan secara terintegrasi bersama pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain pemulihan pascabencana, DPP AMM berharap Pemerintah Aceh terus mendorong penyelesaian berbagai pekerjaan rumah lainnya, seperti kemiskinan, lapangan kerja, penguatan UMKM dan koperasi, hilirisasi potensi daerah, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.
Novtrianda menilai posisi Sekda sangat strategis dalam memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif serta memastikan kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Aceh memiliki potensi yang besar, tetapi membutuhkan orkestrasi pemerintahan yang kuat. Tidak boleh ada ego sektoral. Pemerintah Aceh harus mampu membangun sinergi dengan kabupaten/kota, DPR Aceh, dunia usaha, akademisi, pemuda dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, DPP AMM juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada M. Nasir atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah sebagai Sekda Aceh.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak M. Nasir atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah sebagai Sekda Aceh. Semoga segala kebaikan dan pengabdian beliau untuk Aceh menjadi amal yang bernilai,” ujar Novtrianda.
Ia berharap pergantian kepemimpinan di jajaran Sekretariat Daerah Aceh menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi pemerintahan, mempercepat pemulihan pascabencana, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan strategis Aceh.
“Kepada Bapak Taufik, S.T., M.Si., kami mengucapkan selamat menjalankan amanah. Tugas berat menanti dan harapan masyarakat Aceh tentu semakin besar. Semoga beliau mampu memperkuat sinergitas pemerintahan, mengawal proses pemulihan pascabencana, serta menghadirkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat Aceh,” pungkas Novtrianda Alinur, S.E., Ketua DPP AMM.