Trending

Ketua PWNU Aceh Antar Ribuan Kitab untuk Santri Korban Banjir di Dayah 6 Daerah, Ini Daftar Penerima

Johan - Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026

Ketua PWNU Aceh Antar Ribuan Kitab untuk Santri Korban Banjir di Dayah 6 Daerah, Ini Daftar Penerima
Organisasi

SALURKAN BANTUAN KITAB - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Tgk H Faisal Ali menyalurkan ribuan kitab bantuan untuk santri korban banjir di enam kabupaten di Aceh selama empat hari, Kamis-Minggu (7-10/5/2026).

17 views

Katapoint.id I Banda Aceh I Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Lem Faisal menyalurkan ribuan kitab bantuan untuk santri korban banjir di enam kabupaten di Aceh selama empat hari, Kamis-Minggu (7-10/5/2026).

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pesantren yang terdampak banjir dan kehilangan banyak kitab belajar milik para santri yang terjadi pada akhir November 2025.

Program bantuan kitab itu merupakan inisiatif internal PWNU Aceh bersama keluarga besar Nahdlatul Ulama, termasuk dukungan dari LazisNU Aceh.

Penyaluran dilakukan secara bertahap ke sejumlah dayah yang terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Awalnya, setelah banjir kami turun membantu kebutuhan dasar seperti air bersih dan juga bantuan sembako. Dalam diskusi berikutnya muncul kebutuhan kitab bagi para santri karena banyak kitab mereka rusak dan hanyut akibat banjir,” ujar Lem Faisal Serambinews.com, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, bantuan kitab diberikan berdasarkan permohonan dari pesantren yang terdampak.  Setiap pesantren menerima kitab sesuai kebutuhan kelas santri mulai tingkat I, II hingga III.

Lem Faisal menjelaskan, proses distribusi dilakukan dengan mengumpulkan para pimpinan dayah di satu tempat sebelum kitab diserahkan secara simbolis. Untuk Aceh Utara diadakan di Dayah Ashhabul Yamin Al-Aziziyah milik Abon Buni (Tgk H Abubakar Bin Usman), Kemudian di Aceh Timur penyerahan kitab diadakan di Dayah (Bustanul Huda) yang berada di Desa Alue Cek Doi Kecamatan Julok yang dipimpin Abu Paya Pasie (Abu Teungku H Muhammad Ali).

Kemudian di Aceh Tamiang diadakan penyerahan kitab di Sekretariat PCNU Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan tersebut juga melibatkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di daerah masing-masing.

“Ini bentuk dukungan moral agar para santri tetap semangat belajar. Kehadiran kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah banjir,” katanya.

Dalam tahap awal, PWNU Aceh menyalurkan bantuan ke 26 pesantren yang tersebar di enam kabupaten.

Di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan diberikan kepada Dayah Sirajul Huda di Kecamatan Meureudu pimpinan Tgk Ikhwani serta Dayah Raudhatul Mukarramah di Kecamatan Pante Raja pimpinan Tgk H Sulaiman.

Di Kabupaten Bireuen, bantuan kitab disalurkan ke Dayah Raudhatul Muarif Peusangan pimpinan Tgk Zulfahmi, YPI Budi Al-Mukhtari Peusangan pimpinan Tgk M Ikhsan, Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi Juli pimpinan Tgk M Wali, serta Dayah Thauthiathut Thulab Samalanga pimpinan Abu Arongan.

Sementara di Kabupaten Bener Meriah, bantuan diterima Dayah Bustanul Ulum Permata pimpinan Tgk Baharuddin Usman dan Dayah Nurul Islam Permata pimpinan Tgk Syarifuddin.

Di Aceh Utara, bantuan diberikan kepada Dayah Budi At-Thalibin Muara Batu pimpinan Tgk Muzkair A Djalil, Dayah Nurul Islam Babah Buloh pimpinan Tgk Muhammad Zarnuji, Dayah Darul Muttaqin Al Hasani Samudera pimpinan Tgk Burhanuddin, Dayah Darul Aman Langkahan pimpinan Tgk Hamiidi Abd Somad, serta Dayah Malikussaleh Putri Panton yang dipimpin Ummi Panton.

Untuk wilayah Aceh Timur, bantuan kitab disalurkan ke Dayah Asasul Huda Pante Bidari pimpinan Tgk H Marzuki Ali, Dayah Baitul Huda Al-Aziziyah Madat pimpinan Tgk Mukhsin H Ibrahim.

Selanjutnya, Dayah Bustanul Hidayah Sungai Raya pimpinan Tgk Muslem Abd, Dayah Bustanul Huda Julok pimpinan Abu M Ali, Dayah Bustanul ‘Aliyah Rantau Selamat pimpinan Waled Rantau, Dayah Bustanul Ilmi Rantau Selamat pimpinan Waled Sarah Teube, serta Dayah Bayanuddin Simpang Ulim melalui koordinasi Abon Buni.

Sedangkan di Kabupaten Aceh Tamiang, bantuan diterima Dayah Sabilul Ulum Diniyah Islamiyah Manyak Payed pimpinan Abu Yahya, Dayah Assyafiah Al-Aziziyah Manyak Payed pimpinan Tgk Dusuki, Dayah Madinatuudiniyah Miftahul Jannah Manyak Payed pimpinan Tgk Adem.

Lalu, Dayah Nurul Huda Manyak Payed pimpinan Tgk Hamdan, Dayah Islami Darul Mustafa Bendahara pimpinan Tgk Mustafa, dan Dayah Tahfidzul Quran Al Jihad Bendahara pimpinan Tgk Samsul Bahri.

“Secara keseluruhan, jumlah kitab yang disalurkan mencapai 1.125 eksemplar. Rinciannya, 395 kitab untuk santri kelas I, 365 kitab untuk kelas II, dan 365 kitab untuk kelas III,” ujar Ketua PWNU Aceh.

Kitab yang disalurkan terdiri dari berbagai disiplin ilmu agama yang umum dipelajari di dayah salafiyah. 

Untuk kelas I di antaranya kitab Ghayatu Wattaqrib, Jurumiyah, Bina Wal Asasi, Awamel, Aqidah, Dhammun, Tashrif, Taisir dan Khulasah I.

Sementara untuk kelas II meliputi kitab Hasyiah Albajuri, Kawakib, Ta’lim, Kailani, Khamsatun, Hadiatul Mustafiat dan Khulasah II. 

Sedangkan kitab tingkat III antara lain Hasyiah I’anathut Thalibin, Hasyiah Annufhat, Kifayatul ‘Awam, Alfiyah, Khulasah III, Sulam, Quwaisuni, Tanqih, Daqaaiq dan Salsul Madkhal.Lem Faisal menyebutkan, jumlah pesantren terdampak banjir sebenarnya mencapai ratusan dayah. 

Namun hingga kini bantuan kitab baru mampu menjangkau sebagian kecil pesantren yang membutuhkan.

“Kalau dipersentasekan mungkin belum sampai 10 persen yang sudah mendapatkan bantuan kitab kembali,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini bantuan tersebut masih banyak mengandalkan dukungan dari keluarga besar NU.

Karena itu, PWNU Aceh ke depan membuka donasi kitab untuk membantu pesantren korban banjir lainnya, terlebih menjelang momentum Idul Adha masih banyak wilayah yang terdampak banjir.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi membantu kebutuhan pendidikan santri di pesantren terdampak bencana.

Bantuan dapat dikirim ke nomor rekening: 013022444444444 Bank Aceh atas Lazisnu PWNU Aceh, kemudian ke nomor rekening: 2410043059 pada Bank Muamalat juga atas nama Lazisnu PWNU Aceh Infaq, dengan nomor kontak 0823 6322 6865 (Tgk Samhudi)

“Harapan kita para santri tetap semangat belajar dan terus menjaga tradisi keilmuan di pesantren meskipun sedang menghadapi musibah,” pungkas Lem Faisal.

Komentar
Baca juga
katapoint.id, All rights reserved. | Designed By Rifal Agustiar