Katapoint.id - Respons cepat Bupati Mirwan M.s saat mendengar kabar duka yang datang dari Gampong Batee Meucanang, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Seorang putra daerah, Asrul, meninggal dunia di Malaysia pada Kamis (10/9/2026) akibat sakit penyumbatan jantung.
Kepergian almarhum di negeri orang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Asrul meninggalkan istri, Wardah, dan empat orang anak yang kini harus menjalani hari-hari tanpa sosok suami dan ayah.
Di tengah duka, keluarga juga harus menghadapi proses administrasi dan biaya tidak sedikit untuk memulangkan jenazah dari Malaysia ke Aceh Selatan.
Menindaklanjuti informasi tersebut musibah tersebut, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos langsung memberikan perhatian agar proses bantuan pemulangan jenazah segera ditindaklanjuti.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Bupati menyerahkan Bantuan Uang untuk biaya pemulangan jenazah almarhum Asrul. Bantuan diterima oleh Zulfikar selaku adik kandung almarhum.
Bantuan tersebut bersumber dari Dana Zakat yang dikelola Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, sebagai ikhtiar meringankan beban keluarga
Bagi keluarga, bantuan itu bukan sekadar materi. Di baliknya ada pesan bahwa ketika warga Aceh Selatan mengalami musibah jauh dari tanah kelahiran, pemerintah dan masyarakat tidak membiarkannya sendiri.
Asrul pergi ke Malaysia sebagai perantau. Namun takdir menghendaki perjalanan hidupnya berakhir di negeri tersebut.
Kini keluarga menantikan kepulangannya. Bukan untuk kembali menjalani kehidupan seperti sebelumnya, tetapi untuk perjalanan terakhir menuju tanah kelahiran.
Perjalanan pulang itu sangat berarti bagi keluarga. Sebab di sanalah mereka ingin mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir, di tengah orang-orang yang mengenalnya, di tanah yang menjadi bagian dari hidupnya.
Atas perhatian tersebut, Suryadi salah seorang ahli waris almarhum bersama Mukhtar, Keuchik Batee Meucanang, menyampaikan ucapan terima kasih langsung kepada Bupati Aceh Selatan melalui komunikasi telepon.
Ucapan terima kasih disampaikan atas respons dan bantuan percepatan proses pemulangan jenazah almarhum.
Bagi keluarga yang berduka, kepedulian ini menjadi penguat. “Ada kesedihan yang tidak dapat dihapus, namun kehadiran dan bantuan di saat paling sulit membuat keluarga merasa tidak sendiri,” ujar salah seorang keluarga.
Bantuan pemulangan jenazah ini juga menjadi gambaran bagaimana dana zakat yang dititipkan masyarakat melalui Baitul Mal Aceh Selatan dapat kembali hadir membantu warga yang membutuhkan.
Zakat bukan hanya tentang angka yang terkumpul. Di dalamnya ada amanah, kepercayaan para muzakki, dan harapan agar setiap titipan menjadi manfaat bagi yang sedang kesulitan.
Semoga Allah SWT mengampuni dosa almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan tempat peristirahatannya, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada istri, keempat anaknya, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan. []