Trending

KNPI Banda Aceh Gelar Seminar Nahdliyin, Dorong Penguatan Manajemen dan Kepemimpinan Organisasi

Johan - Redaksi
Jumat, 04 September 2026

KNPI Banda Aceh Gelar Seminar Nahdliyin, Dorong Penguatan Manajemen dan Kepemimpinan Organisasi
Organisasi

Katapoint.id I Banda Aceh I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banda Aceh berkolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Banda Aceh menggelar Seminar Nahdliyin bertema “Menata Gerakan, Membangun Kepemimpinan” di Kantor KNPI Kota Banda Aceh, Kamis (4/9/2025).


Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan perwakilan badan otonom (banom) NU Kota Banda Aceh, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).


Seminar ini menjadi ruang penguatan kapasitas kader dan pengurus organisasi melalui pembahasan manajemen organisasi serta kepemimpinan. Kolaborasi lintas banom tersebut juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi, konsolidasi, dan sinergi gerakan kepemudaan di Kota Banda Aceh.


Rais Syuriah PCNU Banda Aceh, Abi Sulaiman Qari, hadir memberikan sambutan. Sementara itu, kegiatan dibuka oleh Sekretaris KNPI Kota Banda Aceh, Akmaluddin, S.E.


Dalam sambutannya, Abi Sulaiman Qari menyampaikan pentingnya menjadikan aktivitas organisasi sebagai sarana membangun kematangan berpikir, memperkuat akhlak, dan memperluas manfaat bagi masyarakat.


“Gerakan yang baik tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi harus dibangun di atas ilmu, akhlak, dan tanggung jawab. Karena itu, kader perlu menata niat, memperkuat kebersamaan, serta memastikan setiap langkah organisasi menghadirkan manfaat bagi umat dan bangsa.”


Pada kesempatan tersebut, Akmaluddin, S.E., menekankan bahwa organisasi kepemudaan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan.


“Kepemimpinan pemuda harus mampu mengubah gagasan menjadi kerja nyata. Organisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi ruang belajar, berkolaborasi, dan melahirkan kontribusi yang terukur bagi masyarakat.”


Seminar menghadirkan dua narasumber. Zulfikar, S.T., Wakil Sekretaris PWNU Aceh, membawakan materi tentang manajemen organisasi. Sementara Isnadi, M.Si., menyampaikan materi mengenai kepemimpinan organisasi.


Zulfikar menjelaskan bahwa manajemen organisasi merupakan fondasi penting agar gerakan berjalan secara terarah, efektif, dan berkelanjutan.


“Organisasi yang kuat bukan hanya ditentukan oleh banyaknya kegiatan, tetapi oleh kemampuan mengelola tujuan, sumber daya, dan kerja sama secara terukur. Manajemen yang baik akan mengubah semangat kader menjadi gerakan yang terarah dan berkelanjutan.”


Adapun Isnadi menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada posisi, tetapi juga pada keteladanan, kemampuan mendengar, dan keberanian mengambil tanggung jawab.


“Pemimpin yang baik bukan sekadar orang yang berada di depan, melainkan orang yang mampu menumbuhkan kepercayaan, menggerakkan potensi, dan memberi arah ketika organisasi menghadapi tantangan. Kepemimpinan harus melahirkan lebih banyak pemimpin, bukan sekadar pengikut.”


Melalui kegiatan ini, KNPI Kota Banda Aceh bersama NU Kota Banda Aceh mendorong lahirnya kader-kader muda yang memiliki kapasitas manajerial, wawasan kepemimpinan, serta komitmen untuk membangun gerakan yang inklusif, produktif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.


Seminar Nahdliyin diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tindak lanjut kerja sama antarlembaga dan mendorong kontribusi nyata organisasi kepemudaan bagi pembangunan Kota Banda Aceh.

Komentar
Baca juga
katapoint.id, All rights reserved. | Designed By Rifal Agustiar