Katapoint.id - Koordinator Kaukus Peduli Aceh, Muhammad Hasbar Kuba, mendesak Kapolri untuk segera mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Aceh yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya.
Menurutnya, insiden yang diduga terjadi di dalam ruang pemeriksaan tersebut merupakan tamparan keras bagi marwah penegakan hukum nasional. Ia menilai, kantor kepolisian seharusnya menjadi tempat yang aman bagi masyarakat untuk mencari keadilan, bukan justru menjadi lokasi terjadinya tindak kekerasan.
“Peristiwa ini sangat memprihatinkan dan mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya masyarakat Aceh. Kami mendesak Kapolri untuk turun tangan secara langsung dan memastikan seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Muhammad Hasbar Kuba dalam keterangannya, Banda Aceh, Rabu (1/4/2026).
Desakan tersebut mencuat setelah kasus dugaan pengeroyokan terhadap warga asal Langsa menjadi sorotan publik dan mendapat perhatian luas dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Sejumlah laporan media menyebut korban mengalami kekerasan saat menghadiri agenda konfrontasi di lingkungan Polda Metro Jaya.
Muhammad Hasbar menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu, termasuk mengungkap kemungkinan adanya pihak yang memerintahkan maupun unsur pembiaran oleh oknum aparat.
“Kami meminta agar tidak hanya pelaku lapangan yang diproses, tetapi juga aktor intelektual di balik kejadian ini harus diungkap. Negara tidak boleh kalah oleh praktik premanisme, apalagi jika terjadi di institusi penegak hukum,” tegasnya.
Ia juga berharap langkah cepat dari Kapolri dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri serta memberikan rasa keadilan bagi korban dan masyarakat Aceh secara keseluruhan.
Sementara itu, kasus ini juga telah memicu kecaman dari berbagai tokoh Aceh, termasuk Gubernur Aceh, yang meminta perhatian khusus dari Kapolri atas peristiwa tersebut.[]
Personel Gegana Satbrimob Aceh Laksanakan Kurve dan Perawatan Mangrove, Tindak Lanjuti Arahan Presiden
Aceh Selatan Terima UHC Award Peringkat 3 Kategori Utama, Keberhasilan Memastikan Akses Layanan Kesehatan