Katapoint.id - Sebuah gagasan sosial dan kemanusiaan yang mengajak masyarakat menyisihkan minimal satu jam dalam sebulan untuk membantu sesama mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Program yang diberi nama Pegawai Nyambi Sosial (PNS) tersebut direncanakan akan diimplementasikan di Kabupaten Aceh Selatan dan dilaunching bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Selatan pada 24 November 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan dan diskusi khusus yang berlangsung di Lantai II Zakir Kupi Lampriet, Banda Aceh, Minggu (8/11/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum Blood For Life Foundation (BFLF) Indonesia, Michael Oktaviano, S.STP, bersama H. Mirwan MS, SE, M.Sos, selaku Pembina BFLF Indonesia yang juga Bupati Aceh Selatan, Ketua BFLF Aceh Selatan Gusmawi Mustafa, serta Pembina BFLF Aceh Selatan Fuadhiah, ST.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan dan implementasi Program Pegawai Nyambi Sosial (PNS), sebuah gerakan sosial dan kemanusiaan lintas profesi yang diinisiasi oleh Michael Oktaviano, S.STP.
Dalam pemaparannya, Michael menjelaskan bahwa Program PNS lahir dari sebuah pemikiran sederhana, yakni di tengah kesibukan menjalankan pekerjaan dan profesi masing-masing, setiap orang sesungguhnya masih memiliki kesempatan untuk berbuat sesuatu bagi sesama.
Melalui gerakan ini, setiap individu diajak menyisihkan minimal satu jam dalam sebulan untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan secara sukarela.
Gerakan tersebut mengusung slogan "Satu Jam Sebulan, Berjuta Manfaat untuk Sesama" dengan motto "Bekerja untuk Negara, Bergerak untuk Kemanusiaan."
PNS tidak hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi terbuka bagi seluruh kalangan dan lintas profesi, mulai dari pegawai pemerintah, TNI-Polri sesuai ketentuan kedinasan, pegawai BUMN dan BUMD, karyawan swasta, tenaga kesehatan, guru, dosen, pengusaha, pedagang, wartawan, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum.
Ada 13 bidang kegiatan utama yang dirancang dalam gerakan ini, meliputi donor darah, sedekah nasi bungkus Jumat, sedekah air, kepedulian terhadap bencana, kebersihan masjid dan mushala, anak yatim, dhuafa dan fakir uzur, pendampingan pasien, perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, kegiatan kemanusiaan, pendidikan, lingkungan, serta kepedulian terhadap penyandang disabilitas.
Konsep ini juga menekankan bahwa relawan tidak harus memberikan bantuan dalam bentuk uang. Waktu, tenaga, keahlian, pengalaman, barang, pemikiran, dan jaringan merupakan bentuk kontribusi yang sama-sama berarti bagi masyarakat.
Setelah mendapatkan penjelasan secara menyeluruh dari Michael Oktaviano selaku inisiator program, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos menyambut gagasan tersebut dengan antusias. Ia menyatakan ketertarikannya untuk membawa Program PNS menjadi gerakan sosial dan kemanusiaan yang dapat diimplementasikan secara nyata di Kabupaten Aceh Selatan.
Bahkan, Bupati secara terbuka mengajak agar Aceh Selatan dijadikan daerah percontohan atau Pilot Project pelaksanaan program tersebut.
"Mari jadikan Kabupaten Aceh Selatan sebagai Pilot Project Program yang sangat bagus dan mulia ini," ungkap H. Mirwan.
Menurutnya, gerakan sosial seperti PNS memiliki peluang besar untuk membangun budaya kepedulian di tengah masyarakat, karena menghubungkan berbagai potensi dan profesi dalam satu tujuan, yaitu membantu sesama.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk menggerakkan berbagai pemangku kepentingan bersama relawan dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Kami dengan berbagai stakeholder serta relawan di Aceh Selatan, siap bergerak bagi usaha-usaha untuk sosial kemanusiaan bagi masyarakat kita, tanpa ada keraguan sedikitpun," papar Bupati Aceh Selatan.
Launching Bertepatan dengan HUT Aceh Selatan
Sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam mendukung gerakan tersebut, H. Mirwan menyampaikan bahwa Program Pegawai Nyambi Sosial (PNS) direncanakan akan dilaunching secara resmi pada 24 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2026.
Sebelum pelaksanaan launching, Bupati meminta agar inisiator program, Michael Oktaviano, S.STP, dapat hadir untuk mempresentasikan konsep dan mekanisme pelaksanaan PNS di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta para Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
"24 November ini, saat peringatan HUT Aceh Selatan kita launching. Sehari sebelumnya kita minta inisiator program untuk mempresentasikan di depan kita Forkopimda, Kepala SKPK, Camat," jelas H. Mirwan.
Rencana tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan gerakan PNS secara lebih luas, sekaligus membangun kesepahaman dan dukungan lintas sektor dalam pelaksanaannya.
Gerakan Sederhana dengan Dampak Kemanusiaan yang Luas
Program Pegawai Nyambi Sosial memiliki filosofi bahwa pekerjaan merupakan bagian dari pengabdian, sedangkan kepedulian merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.
Seseorang tidak harus meninggalkan pekerjaan utamanya untuk menjadi relawan. Cukup menyisihkan sedikit waktu, memanfaatkan kemampuan yang dimiliki, dan menghadirkan kepedulian bagi orang-orang yang membutuhkan.
Dengan pola satu jam sebulan, kegiatan sosial diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif di lingkungan kerja dan masyarakat.
Gerakan ini juga tidak dimaksudkan untuk membebani pegawai maupun mengganggu tugas kedinasan. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara sukarela, berdasarkan kemampuan masing-masing, serta tetap memperhatikan ketentuan dan tanggung jawab profesi.
Melalui kolaborasi lintas profesi, seorang tenaga kesehatan dapat membantu pendampingan pasien, guru memberikan bimbingan belajar, pengusaha mendukung kebutuhan sosial, wartawan menyebarluaskan informasi kemanusiaan, sementara pegawai pemerintahan dapat membantu masyarakat memperoleh akses layanan publik yang tepat.
Dengan demikian, PNS bukan sekadar perkumpulan relawan, melainkan sebuah gerakan yang mempertemukan potensi, keahlian, waktu, dan kepedulian untuk menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Apabila terealisasi sesuai rencana, Kabupaten Aceh Selatan akan menjadi daerah percontohan awal bagi pengembangan gerakan Pegawai Nyambi Sosial yang diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah lainnya.
Tidak Harus Kaya untuk Berbagi, Tidak Harus Memiliki Jabatan untuk Membantu. Pesan inilah yang menjadi semangat utama gerakan Pegawai Nyambi Sosial (PNS). Sebab, kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya materi yang diberikan, tetapi dari kesediaan seseorang untuk hadir dan melakukan sesuatu bagi kehidupan orang lain.
Dari satu jam kepedulian, diharapkan lahir jutaan manfaat dan sebuah gerakan kemanusiaan yang terus tumbuh, bergerak, serta berkelanjutan. []
PEGAWAI NYAMBI SOSIAL (PNS)
#Satu Jam Sebulan, Berjuta Manfaat untuk Sesama.
#Bekerja untuk Negara, Bergerak untuk Kemanusiaan.
#Dari Satu Jam Kepedulian, Menuju Gerakan Kemanusiaan yang Berkelanjutan.
Kadis PUPR Aceh Selatan Jumpai Kepala BWS Sumatra 1 Bahas Proyek Strategis Yang Belum Tertampung Di TA 2026
Tindak Lanjut Arahan Bupati, Dinkes dan RSUD Yuliddin Away Perkuat Koordinasi Penanganan Rehan, Anak 10 Tahun yang Mengalami Kelumpuhan
Bupati Aceh Selatan Kunjungi Rumah Rehan, Bocah 10 Tahun yang Enam Tahun Tak Bisa Berjalan hingga Putus Sekolah
Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang