Katapoint.id - Pada hari Jum’at pagi, 27 Februari 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Tapaktuan melaksanakan kajian keagamaan di Aula SMK Negeri 1 Tapaktuan.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Surah Yasin, sebagai ikhtiar membersihkan hati sebelum ilmu disampaikan.
Kajian diikuti oleh para siswa, Kepala Sekolah Ansar, S.Pd., M.Pd.,, dewan guru, serta tenaga pendidik.
Materi disampaikan oleh Findra Jasputra, S.H.I., dan Muhammad Ali Akbar, M.Pd.I., dengan tema:
Mengenal Malaikat-Malaikat Penjaga Pintu Langit dan Penyakit Hati Manusia.
Pengantar Penting
Perlu ditegaskan terlebih dahulu:
Nama-nama malaikat berikut tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an dan hadis shahih, melainkan dijelaskan dalam kitab-kitab tasawuf dan tazkiyatun nafs sebagai simbol penjagaan amal dan penyakit hati manusia.
Penjelasan ini banyak dinukil oleh ulama seperti:
1. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin
2. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Madarijus Salikin
Jadi, ini bukan “malaikat baru”, melainkan pendidikan ruhani agar manusia waspada terhadap dosa dan penyakit hati.
Nama dan Tugas Malaikat Penjaga Pintu Langit (Makna Tasawuf)
1. Hafazah – Penjaga Amal
Malaikat Hafazah bertugas mencatat setiap amal manusia, baik atau buruk.
???? Dalil Al-Qur’an:
“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada malaikat-malaikat yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia di sisi Allah dan mencatat (amal perbuatanmu).” (QS. Al-Infithar: 10–12)
2. Hubail – Simbol Cinta Dunia
Dalam kitab tasawuf, Hubail digambarkan sebagai penjaga yang menguji manusia dengan cinta dunia berlebihan.
(Sumber: Ihya’ Ulumuddin – Imam Al-Ghazali)
Cinta dunia adalah pintu masuk lalainya ibadah dan matinya hati.
???? **Dalil Al-Qur’an**:
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.” (QS. At-Takatsur: 1)
3. Sa‘adail – Ujian Kelalaian Ibadah**
Melambangkan malaikat yang menjaga pintu langit dari amal yang dikerjakan tanpa keikhlasan. (Sumber: Al-Ghazali, bab Ikhlas dan Niat
????Hadis:
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ada juga orang
Shalatnya rajin, tapi niatnya biar viral — langit belum tentu buka pintu.????
4. Idrail / Ujub – Penyakit Bangga Diri
Ujub adalah merasa diri paling hebat, sehingga amal tertolak. (Sumber: Ihya’ Ulumuddin, Kitab Ujub)
Dalil Al-Qur’an:
“Janganlah kamu menganggap dirimu suci.” (QS. An-Najm: 32)
5. Syatain – Iri dan Dengki
Simbol penjaga yang menghalangi amal karena iri hati kepada sesama (Sumber: Ibnu Qayyim – Madarijus Salikin)
Hadis:
“Hindarilah hasad, karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud)
6. Samail – Lalai dan Malas
Melambangkan ujian menunda amal baik
Dalil Al-Qur’an:
“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.” (QS. Al-Hasyr: 19)
Ada juga seseorang waktu bulan Ramadhan:
Niat sedekah habis tarawih, pulangnya malah singgah beli gorengan.
7. Malakil – Riya
Riya adalah beribadah karena ingin dilihat manusia (Sumber: Imam Al-Ghazali, Bab Riya)
Hadis:
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil.”*
> Para sahabat bertanya: “Apa itu, wahai Rasulullah?”
> Beliau menjawab: “Riya.”(HR. Ahmad)
Penutup & Ajakan
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi membersihkan pintu-pintu langit dalam diri kita.
Jika amal ingin sampai ke langit, bersihkan dulu hati dari cinta dunia, ujub, iri, malas, dan riya.
“Yuk, sama-sama kita mengenal lebih dalam nama-nama malaikat penjaga pintu langit, agar bukan hanya ibadah kita yang naik, tetapi juga akhlak dan keikhlasan kita.”
Semoga kajian ini menjadi cermin hati dan bekal ruhani di bulan Ramadhan 1447 H.
Penulis: Findra Jasputra, S.H.I.
Editor: Muhammad Ali Akbar, M.Pd.I.
Penyuluh Agama Islam KUA TAPAKTUAN
SIRADH: Menyemai Spirit Ramadhan dari Masjid ke Masyarakat "Ramadhan sebagai Momentum Penguatan Umat"
Peringati Isra' Mi'raj Masyarakat Sawang II Undang Teuku Ismail, " Sebagai Langkah Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan"