Katapoint.id - Aceh Selatan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Aceh Selatan menggelar rapat persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang rencananya digelar pada akhir Agustus 2026. Rapat berlangsung di Kantor DPD II Golkar Aceh Selatan dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta kader partai pada Rabu, 29 Juli 2026.
Rapat persiapan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Selatan, Kamalul. Hadir pula dalam kesempatan tersebut anggota DPRK Aceh Selatan, Mauridi SE, dan Suhaida, yang merupakan kader Golkar yang duduk di parlemen kabupaten beserta jajaran DPD II Golkar Aceh Selatan lainnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Selatan, Kamalul, menyampaikan bahwa Musda DPD II Golkar Aceh Selatan direncanakan akan dilaksanakan pada akhir Agustus mendatang. Ia optimis seluruh persiapan dapat berjalan dengan lancar.
"Musda ini adalah bagian dari konsolidasi organisasi yang sangat penting. Kami targetkan pelaksanaannya di akhir Agustus ini. Insya Allah, seluruh kader siap menyukseskannya," ujar Kamalul dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Kamalul juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk kepanitiaan untuk menyukseskan pelaksanaan Musda. Pembentukan panitia ini dinilai penting agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan terstruktur dan tepat waktu.
Adapun susunan kepanitiaan yang dibentuk, Kamalul ditetapkan sebagai penanggungjawab sekaligus ketua DPD II. Dewan pengarah dipimpin oleh M. Iqbal dengan Sekretaris Sakdah, sementara Steering Committee (SC) diketuai oleh Aqwal didampingi Suhaida sebagai sekretaris. Untuk Organizing Committee (OC), posisi ketua dipercayakan kepada Zulfahmi Hasman dengan Sekretaris Al Yuda Suci Pratama dan Bendahara Mauridi, ditambah sejumlah kepanitiaan pendukung lainnya.
Rapat persiapan ini merupakan langkah awal konsolidasi internal partai. Gelaran Musda DPD II dinilai penting untuk memperkuat struktur kepengurusan di tingkat kabupaten. Hal ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang meminta seluruh jajaran partai memperkuat konsolidasi organisasi sebagai modal menghadapi pemilihan umum mendatang.
"Kami ingin Musda ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk mempersatukan seluruh kader Golkar di Aceh Selatan," pungkas Kamalul.[]