Katapoint.id – Penyaluran pupuk subsidi bagi petani di wilayah [Kedai padang/Kecamatan Kluet Utara] saat ini masih menghadapi sejumlah kendala. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius para petani karena pupuk merupakan kebutuhan utama dalam menunjang hasil pertanian dan menjaga produktivitas lahan.
Ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), ALMADANI, menyampaikan bahwa keterbatasan kuota pupuk subsidi dan proses distribusi yang belum sepenuhnya lancar menyebabkan sebagian petani belum mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan musim tanam saat ini. Kedai Padang, 15 Mei 2026
“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan pupuk subsidi bagi petani. Saat ini masih ada beberapa kendala dalam penyaluran, sehingga sebagian petani harus menunggu lebih lama untuk memperoleh pupuk,” ujarnya.
Menurutnya, para petani sangat membutuhkan kepastian distribusi pupuk agar proses penanaman tidak mengalami keterlambatan. Jika kebutuhan pupuk tidak segera terpenuhi, dikhawatirkan dapat mempengaruhi hasil panen dan pendapatan masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
BUMG bersama kelompok tani juga terus melakukan koordinasi dengan distributor dan instansi terkait agar penyaluran pupuk subsidi dapat berjalan lebih baik dan merata. Selain itu, pihaknya mengimbau para petani untuk tetap mengikuti prosedur dan data administrasi yang telah ditetapkan agar proses penyaluran dapat diprioritaskan sesuai ketentuan.
“Kami optimis apabila seluruh pihak dapat bekerja sama, maka kebutuhan pupuk subsidi bagi petani bisa terpenuhi dengan baik. Harapan kami tentu agar petani dapat bercocok tanam dengan tenang dan hasil panen tetap maksimal,” tambahnya.
Masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi tetap aman, sehingga sektor pertanian dapat terus berkembang dan mendukung ketahanan pangan daerah.[]