Trending

Relawan Dapur SPPG Terancam PHK Jika MBG Dialihkan ke Sekolah

Yong - Redaksi
Kamis, 10 September 2026

Relawan Dapur SPPG Terancam PHK Jika MBG Dialihkan ke Sekolah
Ekonomi

Katapoint.id -  – Rupida, seorang pekerja cuci ompreng di dapur SPPG Labuhanhaji Tengah, mengaku khawatir dengan rencana pengalihan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG ke kantin sekolah. Menurutnya, jika rencana itu terwujud, para relawan dapur terancam kehilangan pekerjaan.

"Kalau dapur SPPG ini dialihkan ke sekolah, kami semua yang bekerja di sini pasti kehilangan pekerjaan. Kami ini cuma relawan, tidak punya kontrak. Kalau dapur tutup, ya sudah, kami tidak ada lagi kerja," ujar Rupida kepada wartawan di Aceh Selatan, Kamis (10/9/2026).

Rupida sehari-hari bertugas mencuci ompreng, wadah makan siswa. Dari pekerjaan itu, ia bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Ia mengaku tidak tahu apa yang akan terjadi jika dapur SPPG benar-benar dialihkan.

"Setiap hari saya mencuci ratusan ompreng. Dari sini saya dapat upah. Kalau dapur ini hilang, saya harus cari kerja di mana lagi?" katanya.

Ia menuturkan, banyak relawan lain yang bernasib sama. Ada yang bekerja sebagai juru masak, ada yang mencuci ompreng, ada yang mengantar makanan ke sekolah-sekolah. Semua menggantungkan penghasilan dari dapur SPPG.

"Kalau dapur ini pindah ke sekolah, belum tentu kami ikut direkrut. Bisa jadi sekolah bawa orang sendiri. Kami yang sudah lama bekerja di sini justru kehilangan pekerjaan. Itu yang kami takutkan," ujarnya.

Begitupun, Rupida berharap pemerintah mempertimbangkan nasib para relawan seperti dirinya. Ia meminta agar dapur SPPG tetap berjalan seperti sekarang.

"Kami bukan minta lebih. Kami hanya ingin tetap bekerja. Kalau bisa, dapur SPPG tetap seperti ini. Jangan dialihkan ke sekolah. Karena kalau sampai dialihkan, kami ini yang paling terdampak," tegas Rupida.

Ia juga menilai jika ada kekurangan dalam pelaksanaan MBG melalui SPPG, cukup dievaluasi tanpa harus mengganti mekanisme penyaluran.

"Kalau ada yang perlu dibenahi, benahi saja. Tapi jangan sampai dapur ini tutup. Kami semua di sini berharap bisa terus bekerja. Kalau dapur ini dialihkan ke sekolah, bisa jadi kami kena PHK masal. Itu yang paling kami takutkan," tutupnya.[]

Komentar
Baca juga
katapoint.id, All rights reserved. | Designed By Rifal Agustiar