Katapoint.id - BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, memperkuat pembelajaran administrasi publik melalui penyelenggaraan Pekan Nasional Pelayanan Publik bertema “Pelayanan Publik, Berintegritas untuk Semua”. Kegiatan yang berlangsung di Aula SBSN UIN Ar-Raniry, Rabu (28/10/2026), menghadirkan unsur pimpinan Ombudsman Republik Indonesia dan sejumlah instansi penyelenggara pelayanan publik.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Milad ke-63 UIN Ar-Raniry tersebut diawali dengan sambutan Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Prof. Muji Mulia, M.Ag. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan lembaga pelayanan publik dalam mendorong pelayanan yang berkualitas, inklusif, dan berintegritas.
Wakil Rektor III Reza Idria, S.HI., MA., Ph.D dalam kata sambutan, bagi Program Studi Ilmu Administrasi Negara, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran di luar kelas yang mempertemukan konsep akademik dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran lebih luas mengenai implementasi kebijakan publik, standar pelayanan, mekanisme pengawasan, serta tantangan yang dihadapi institusi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Setelah sambutan Wakil Rektor, rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Ketua Ombudsman Republik Indonesia. Kehadiran pimpinan lembaga pengawas pelayanan publik tersebut memberikan konteks penting bagi kajian administrasi negara, terutama mengenai akuntabilitas penyelenggara pemerintahan, perlindungan hak masyarakat, dan pencegahan maladministrasi.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Ombudsman RI menerima dan memeriksa laporan masyarakat mengenai dugaan maladministrasi, menindaklanjuti laporan sesuai kewenangan, serta dapat melakukan investigasi atas prakarsa sendiri. Ombudsman juga melakukan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga negara, lembaga pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan.
Aspek pengawasan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kajian Ilmu Administrasi Negara, yang antara lain mempelajari tata kelola pemerintahan, pelaksanaan kebijakan, manajemen sektor publik, dan pertanggungjawaban penyelenggara layanan. Pemahaman mengenai fungsi pengawasan diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa tentang pentingnya memastikan kebijakan dan pelayanan pemerintah berjalan sesuai ketentuan.
Ketua HIMASTRA, Fhonna Yusran Riski, menjelaskan bahwa Pekan Nasional Pelayanan Publik bertujuan memperkuat komitmen transparansi dan integritas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai instansi agar mahasiswa dan pengunjung dapat mengenal lebih dekat layanan serta peran masing-masing lembaga.
Instansi yang terlibat meliputi Satpas Polresta Banda Aceh, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Aceh, Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Disdukcapil Kota Banda Aceh, PMI Kota Banda Aceh, Bawaslu Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, BPJS Kesehatan Banda Aceh, serta BNN Provinsi Aceh.
Acara tersebut turut dihadiri anggota pimpinan Ombudsman RI, Fikri Yasin, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Aceh, Dian Rubianty, S.E.Ak., MPA.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Administrasi Negara bersama HIMASTRA dan Laboratorium Kebijakan Publik dan Manajemen Sektor Publik FISIP UIN Ar-Raniry memperluas ruang interaksi antara mahasiswa dan praktisi. Interaksi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi akademik, kepekaan terhadap persoalan pelayanan masyarakat, serta pemahaman mengenai pentingnya etika dan integritas dalam administrasi pemerintahan.
Pekan Nasional Pelayanan Publik sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan peran strategis Ilmu Administrasi Negara dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.[]